Presiden Jokowi telah mengumumkan bahwa vaksin covid akan diberikan gratis untuk seluruh lapisan masyarakat. ini tentu adalah kabar gembira untuk banyak orang terutama rakyat kurang mampu. Di mana sangat mengharapkan bahwa vaksin diberikan secara gratis tanpa biaya sepeserpun.

Diketahui bahwa Covid-19 adalah virus mematikan yang membuat resah seluruh warga dunia. Kehadiran vaksin corona tentu memang ditunggu-tunggu kehadirannya sejak lama. Bisa dibayangkan sejak Maret 2020, kehidupan manusia di dunia berubah drastis berkat adanya Covid-19. Virus ini berbahaya karena mematikan, dan tidak sedikit orang-orang yang kehilangan keluarga tersayang karena corona. Untuk itu, vaksin diharapkan bisa melenyapkan virus ini dari tubuh manusia.

Namun di sisi lain, meskipun vaksin akan diberikan untuk semua warga Indonesia tetapi ada beberapa golongan orang yang tidak bisa di vaksin. Menurut ahli, orang dengan kondisi tertentu tidak boleh mendapatkan vaksinasi. Karena pada beberapa orang, reaksi vaksin bisa berbeda dan ada kondisi yang menyebabkan vaksin menjadi tidak efektif.

Daftar Orang Yang Tidak Boleh Menerima Vaksin

Disebutkan vaksin hanya untuk orang sehat, bahkan pada orang demam vaksin tidak boleh diberikan. Berikut daftar orang yang tidak boleh mendapatkan vaksin Covid-19.

  • Orang sakit, orang yang menjalani vaksinasi harus benar-benar dalam kondisi sehat. Jika anda ingin tetap divaksin namun sedang sakit, maka sebaiknya sembuhkan dulu penyakitnya kemudian baru di vaksin.
  • Harus sesuai usia, uji coba vaksin kepada relawan hanya diperuntukkan bagi usia rentang 19 tahun sampai 56 tahun. Untuk diluar usia tersebut belum diuji keefektifannya. Jadi untuk yang tidak termasuk dalam usia tersebut di atas belum boleh diberikan vaksin. Terutama untuk anak-anak dibawah 19 tahun, otoritas medis tidak memiliki informasi karena kategori anak-anak ini tidak masuk dalam uji klinis.
  • Punya penyakit autoimun, pemberian vaksin tidak direkomendasikan untuk orang yang memiliki autoimun. Misalnya saja untuk vaskulitis, SLE dan lainnya. Dikarenakan sampai saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa vaksinasi Covid-19 efektif untuk seseorang yang memiliki penyakit autoimun.
  • Penyakit penyerta yang tidak terkontrol, orang yang mengalami penyakit penyerta, misalnya saja diabetes dan hipertensi yang tidak bisa dikontrol maka tidak akan mendapatkan vaksin. Pengarang dalam kondisi ini sebaiknya harus cek kondisi terlebih dahulu sebelum menerima vaksin. Dikarenakan penyakit bawaan harus dalam kondisi stabil dan terkontrol serta mendapatkan persetujuan dari dokter terlebih dahulu.
  • Orang dengan alergi parah, orang yang memiliki reaksi alergi yang bisa mengancam nyawa maka tidak boleh mendapatkan vaksin. Terutama untuk vaksin Pfizer. Larangan ini berlaku bagi yang mengalami anafilaksis untuk vaksin maupun makanan.
  • Ibu hamil, untuk kategori ini sebenarnya bukan tidak diperkenankan untuk diberi vaksin. namun menunggu terlebih dahulu sampai melahirkan untuk bisa mendapat vaksin. Jika anda telah melahirkan, masih harus menunggu dulu sampai selesai menyusui sebelum menjalani vaksinasi. Nah Jika anda masih dalam kondisi menyusui namun sudah mendapatkan dosis pertama vaksin, disarankan untuk tidak melanjutkan dosis kedua sampai masa menyusui selesai.

Demikian informasi seputar pemberian vaksin Corona yang tidak diperbolehkan untuk beberapa kategori orang. Nah, pastikan anda cek kesehatan terlebih dahulu sebelum mendapatkan vaksin. Dapatkan informasi seputar virus Corona dan juga vaksin paling update hanya di platform kesehatan Halodoc. Platform kesehatan andalan keluarga ini bisa anda akses lewat website ataupun smartphone Android dan juga iPhone.