Cara Mengembalikan Data yang Sudah di Reset

Hello Sobat Buletin Aktif, pasti pernah mengalami kejadian di mana data di perangkat yang digunakan tiba-tiba hilang karena reset. Ini bisa terjadi pada smartphone, laptop, atau tablet yang kita gunakan. Data yang hilang ini bisa sangat penting, seperti file kerja, foto kenangan, atau video liburan. Jangan khawatir, dalam artikel ini kita akan membahas cara mengembalikan data yang sudah di reset.

Menggunakan Google Backup and Sync

Jika kamu menggunakan perangkat Android atau Google Drive, Google Backup and Sync bisa menjadi solusi untuk mengembalikan data yang hilang. Cara kerjanya sangat mudah, kamu hanya perlu memastikan fitur backup and sync sudah aktif di perangkat yang kamu gunakan. Setelah itu, data yang hilang bisa diakses kembali melalui akun Google Drive.

Namun, perlu diingat bahwa fitur backup and sync hanya akan bekerja jika kamu sudah mengaktifkannya sebelum data hilang. Jika tidak, data yang hilang tidak akan dapat dikembalikan menggunakan metode ini.

Menggunakan Aplikasi Recovery Data

Ada banyak aplikasi recovery data yang bisa digunakan untuk mengembalikan data yang hilang. Aplikasi ini bekerja dengan cara memindai memori perangkat untuk menemukan data yang hilang dan memungkinkan kamu untuk mengembalikannya.

Salah satu aplikasi recovery data yang terkenal adalah EaseUS Data Recovery Wizard. Aplikasi ini bisa digunakan untuk mengembalikan data pada perangkat Windows, Mac, dan Android. Kamu bisa download aplikasi ini secara gratis dan menggunakannya untuk memindai perangkat yang digunakan untuk mengembalikan data yang hilang.

Memulihkan Data dari Backup

Jika kamu sudah membuat backup data secara rutin, mengembalikan data yang hilang bisa dilakukan dengan mudah. Backup data biasanya disimpan dalam bentuk file atau folder di perangkat lain atau cloud storage seperti Google Drive atau iCloud.

Untuk mengembalikan data yang hilang dari backup, kamu hanya perlu mengakses file atau folder backup dan memilih data yang ingin kamu pulihkan. Selanjutnya, kamu bisa mengembalikannya ke perangkat yang kamu gunakan.

Memulihkan Data Melalui Layanan Service Center

Jika data yang hilang sangat penting dan tidak bisa dikembalikan melalui metode yang telah disebutkan, kamu bisa meminta bantuan pada service center. Biasanya, teknisi akan memindai perangkat kamu dan mencoba untuk mengembalikan data yang hilang menggunakan perangkat khusus.

Namun, memulihkan data melalui service center biasanya memerlukan biaya yang cukup mahal dan prosesnya bisa memakan waktu yang lama.

Memulihkan Data Melalui Command Prompt

Jika kamu menggunakan perangkat Windows, kamu bisa mencoba menggunakan Command Prompt untuk mengembalikan data yang hilang. Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu membuka Command Prompt dan mengetikkan perintah “chkdsk /f” pada drive yang ingin kamu periksa. Kemudian, perintahkan perangkat untuk memperbaiki file yang rusak dengan mengetikkan perintah “sfc /scannow”.

Setelah proses selesai, restart perangkat kamu dan cek apakah data yang hilang sudah berhasil dipulihkan.

Memulihkan Data Melalui Penyedia Layanan Recovery Data

Jika data yang hilang sangat penting dan tidak bisa dikembalikan dengan cara yang telah disebutkan, kamu bisa mencoba menggunakan jasa penyedia layanan recovery data. Layanan ini biasanya memerlukan biaya yang cukup mahal, namun bisa sangat membantu jika data yang hilang sangat penting.

Beberapa penyedia layanan recovery data terkenal adalah Ontrack dan Prosoft Engineering. Namun, pastikan kamu memilih penyedia layanan yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik.

Memproteksi Data Agar Tidak Hilang

Mengembalikan data yang hilang memang mungkin, namun lebih baik mencegah agar data tidak hilang. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memproteksi data kamu, seperti:

– Membuat backup data secara rutin dan menyimpannya di tempat yang aman

– Menggunakan fitur enkripsi file pada perangkat yang kamu gunakan

– Menggunakan aplikasi antivirus untuk melindungi perangkat kamu dari serangan virus atau malware

– Menjaga perangkat yang kamu gunakan dari kerusakan fisik seperti jatuh atau terkena air

Kesimpulan

Demikianlah beberapa cara mengembalikan data yang sudah di reset. Namun, lebih baik mencegah agar data tidak hilang dengan memproteksinya dengan baik. Jangan lupa untuk membuat backup data secara rutin dan melakukan perawatan perangkat yang digunakan.

Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga bermanfaat untuk kamu. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!