Cara Mengembalikan Data Hardisk yang Terformat pada Windows 10

Hello Sobat Buletin Aktif! Apakah kamu pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan ketika semua data penting di hardisk kamu terformat? Tenang saja, kamu tidak sendirian. Banyak orang yang pernah mengalami hal yang sama. Namun, jangan khawatir karena pada artikel kali ini aku akan memberikan tips dan trik bagaimana cara mengembalikan data hardisk yang terformat pada Windows 10. Simak artikel ini sampai selesai ya Sobat!

Pahami Penyebab Hardisk Terformat

Sebelum membahas cara mengembalikan data hardisk yang terformat, kamu perlu memahami terlebih dahulu penyebab hardisk terformat. Salah satunya adalah kesalahan manusia saat melakukan penghapusan data. Selain itu, virus juga bisa menjadi penyebab hardisk terformat. Hal lainnya adalah kerusakan sistem operasi atau hardisk itu sendiri yang menyebabkan terformatnya hardisk kamu.

Periksa Hardisk yang Terformat

Sebelum memulai proses mengembalikan data hardisk yang terformat, kamu perlu memeriksa dahulu apakah hardisk tersebut masih dapat terdeteksi oleh Windows. Jika iya, maka kamu dapat melanjutkan proses berikutnya. Namun, jika tidak, maka kamu perlu membawa hardisk tersebut ke ahlinya untuk memperbaikinya terlebih dahulu.

Gunakan Program untuk Mengembalikan Data

Setelah memastikan bahwa hardisk masih dapat terdeteksi oleh Windows, kamu dapat menggunakan program khusus untuk mengembalikan data. Beberapa program yang dapat kamu gunakan antara lain Recuva, EaseUS Data Recovery Wizard, atau MiniTool Power Data Recovery. Kamu dapat mengunduh program tersebut dari website resminya dan menginstalnya di Windows 10 kamu.

Jalankan Program untuk Mengembalikan Data

Setelah menginstal program, jalankan program tersebut di Windows 10 kamu dan pilih hardisk yang terformat sebagai lokasi pemulihan data. Program akan melakukan scanning pada hardisk tersebut dan menampilkan semua file yang dapat dipulihkan. Kamu dapat memilih file mana yang ingin dipulihkan dan menyimpannya di lokasi yang diinginkan.

Simpan File ke Lokasi yang Berbeda

Setelah memilih file yang ingin dipulihkan, pastikan kamu menyimpannya di lokasi yang berbeda dengan hardisk yang terformat. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya hal yang sama di kemudian hari. Kamu dapat menyimpan file tersebut di hardisk eksternal atau USB flash drive, atau bahkan di cloud storage seperti Google Drive atau Dropbox.

Gunakan Layanan Cloud Backup

Selain menyimpan file di lokasi yang berbeda, kamu juga dapat menggunakan layanan cloud backup untuk membackup seluruh data di hardisk kamu secara otomatis. Layanan cloud backup seperti Microsoft OneDrive atau Google Drive dapat membantu kamu membackup data secara terjadwal dan otomatis. Dengan begitu, kamu tidak perlu khawatir lagi dengan kejadian hardisk terformat di kemudian hari.

Perbaiki Hardisk yang Rusak

Jika hardisk kamu terformat karena rusak, maka kamu perlu membawanya ke ahlinya untuk diperbaiki terlebih dahulu. Jangan mencoba mengembalikan data dari hardisk yang rusak karena hal tersebut dapat merusak file yang ada di dalamnya. Pastikan hardisk kamu diperbaiki terlebih dahulu sebelum melakukan proses pemulihan data.

Gunakan Backup yang Sudah Ada

Jika kamu sudah memiliki backup data sebelumnya, maka kamu tidak perlu repot-repot mengembalikan data dari hardisk yang terformat. Kamu hanya perlu mengambil backup data dari lokasi penyimpanannya dan memindahkannya ke hardisk yang baru. Ini adalah salah satu alasan mengapa backup data sangat penting dan perlu dilakukan secara teratur.

Hindari Kesalahan yang Sama di Masa Depan

Setelah mengembalikan data hardisk yang terformat, pastikan kamu tidak melakukan kesalahan yang sama di masa depan. Selalu backup data secara teratur dan hindari penghapusan file yang tidak perlu. Jangan lupa juga untuk menggunakan antivirus untuk melindungi hardisk kamu dari serangan virus yang dapat merusak data di dalamnya.

Jangan Panik Ketika Hardisk Terformat

Terakhir, jangan panik ketika hardisk kamu terformat. Ingatlah bahwa semua file yang terhapus masih bisa dipulihkan dengan menggunakan program khusus. Yang terpenting adalah kamu tidak melakukan kesalahan yang sama di masa depan dan selalu backup data secara teratur. Semoga artikel ini dapat membantu kamu mengembalikan data hardisk yang terformat pada Windows 10.

Kesimpulan

Setiap orang pasti pernah mengalami kejadian hardisk terformat. Namun, jangan khawatir karena semua file yang terhapus masih bisa dipulihkan dengan menggunakan program khusus. Pastikan kamu memahami penyebab hardisk terformat, memeriksa hardisk yang terformat, menggunakan program khusus untuk mengembalikan data, dan menyimpan file ke lokasi yang berbeda. Selain itu, hindari kesalahan yang sama di masa depan dan selalu backup data secara teratur. Semoga artikel ini dapat membantu kamu mengembalikan data hardisk yang terformat pada Windows 10. Terima kasih telah membaca!