Cara Kembalikan Data yang Terformat di Flashdisk

Flashdisk, Penyimpanan Data yang Mudah dan Praktis

Hello Sobat Buletin Aktif! Flashdisk adalah salah satu media penyimpanan data yang paling sering digunakan saat ini. Selain praktis, flashdisk juga mudah digunakan dan dapat dipindahkan ke mana saja. Namun, terkadang kita mengalami masalah saat data yang tersimpan di dalam flashdisk tiba-tiba hilang karena terformat. Jangan khawatir, dalam artikel ini kita akan membahas cara mengembalikan data yang terformat di flashdisk.

Sebelum kita membahas cara mengembalikan data yang terformat di flashdisk, ada baiknya kita memahami penyebab terformatnya data tersebut. Terformatnya data pada flashdisk bisa terjadi karena beberapa faktor seperti virus, kesalahan pengguna, atau corrupt. Namun, yang paling sering terjadi adalah kesalahan pengguna saat melakukan penghapusan data atau saat melakukan format yang tidak sengaja.

Cara Pertama: Gunakan Command Prompt

Salah satu cara mengembalikan data yang terformat di flashdisk adalah dengan menggunakan Command Prompt. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Colokkan flashdisk ke dalam komputer atau laptop
  2. Buka Command Prompt dengan cara tekan tombol “Windows + R” pada keyboard, lalu ketik “cmd” dan tekan enter
  3. Ketik “chkdsk /f f:” pada Command Prompt (f: disesuaikan dengan drive flashdisk yang ingin diperbaiki)
  4. Tunggu hingga proses selesai
  5. Cek kembali flashdisk, data yang terformat akan muncul kembali

Dalam beberapa kasus, pengguna juga dapat menggunakan Command Prompt dengan cara memasukkan perintah “attrib -h -r -s /s /d f:\*.*”. Perintah ini akan menampilkan semua file yang tersembunyi pada flashdisk dan memungkinkan pengguna untuk mengembalikan data yang terformat.

Cara Kedua: Gunakan Software Recovery

Selain menggunakan Command Prompt, pengguna juga dapat mengembalikan data yang terformat di flashdisk dengan menggunakan software recovery. Berikut adalah beberapa software recovery yang dapat digunakan:

  1. Recuva
  2. Puran File Recovery
  3. TestDisk
  4. PhotoRec

Setelah mengunduh dan menginstal software recovery, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka software recovery yang sudah diinstal
  2. Pilih drive flashdisk yang ingin diperbaiki
  3. Klik scan untuk mencari data yang hilang
  4. Pilih data yang ingin dikembalikan dan klik recover

Dalam beberapa kasus, data yang terformat tidak akan sepenuhnya dikembalikan oleh software recovery. Namun, hal ini bergantung pada seberapa lama data tersebut sudah terformat dan seberapa sering drive flashdisk digunakan setelah terformat.

Cara Ketiga: Gunakan Fitur Backup and Restore

Windows memiliki fitur backup and restore yang dapat digunakan untuk mengembalikan data yang terformat. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Klik Start dan pilih Control Panel
  2. Pilih System and Security dan klik Backup and Restore
  3. Klik Restore my files dan ikuti petunjuk yang muncul
  4. Pilih file yang ingin dikembalikan dan klik next
  5. Tentukan tempat penyimpanan untuk file yang dikembalikan
  6. Klik restore untuk memulai proses pemulihan data

Fitur backup and restore akan menggunakan file backup yang sudah dibuat sebelumnya oleh pengguna. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu membuat file backup secara teratur agar dapat mengembalikan data yang terformat dengan mudah.

Cara Keempat: Gunakan Layanan Cloud Storage

Jika pengguna memiliki layanan cloud storage seperti Google Drive, Dropbox, atau OneDrive, maka pengguna dapat mengembalikan data yang terformat dengan mudah. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Buka layanan cloud storage yang digunakan
  2. Cari file yang ingin dikembalikan dan klik restore
  3. Tentukan tempat penyimpanan untuk file yang dikembalikan
  4. Klik restore untuk memulai proses pemulihan data

Kelebihan menggunakan layanan cloud storage adalah data yang tersimpan di dalamnya akan selalu terbackup secara otomatis. Oleh karena itu, pengguna tidak perlu khawatir kehilangan data yang tersimpan di dalamnya.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, kita telah membahas beberapa cara mengembalikan data yang terformat di flashdisk. Cara yang dapat dilakukan antara lain menggunakan Command Prompt, software recovery, fitur backup and restore, dan layanan cloud storage. Setiap cara memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, oleh karena itu pengguna dapat memilih cara yang paling sesuai dengan kebutuhan. Penting untuk selalu melakukan backup data secara teratur untuk menghindari kehilangan data yang tidak diinginkan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sobat Buletin Aktif. Terima kasih telah membaca!