Saga ( Abrus precatorius L.) ataupun diucap pula dengan nama wilayah Saga Telik merupakan tanaman dalam famili Fabaceae. Tanaman ini mempunyai habitus terna merambat, batang membelit ke kiri serta panjang menggapai 2 meter ataupun lebih.

Daun majemuk, duduk berseling, terdiri dari 10- 20 pasang, helaian daun wujud lonjong, panjang 1- 2 centimeter, lebar 5- 8 milimeter, permukaan halus, hijau ataupun hijau kekuningan. Pembungaan majemuk, tersusun dalam bulir, timbul di ketiak daun ataupun di batang, mahkota wujud kupu- kupu, bercorak ungu.

Buah polong, panjang 2- 4 centimeter, permukaan berbulu, bercorak hijau kala muda serta coklat kehitaman sehabis tua. Biji wujud oval, keras, bercorak merah dengan spot gelap pada bagian hilum. Saga berkembang di banyak Negeri mulai dari India, Tiongkok, Vietnam, Malaysia, Burma serta Indonesia.

Tanaman ini menggemari tanah yang produktif dengan tekstur berpasir, mulai dari dataran rendah di pesisir tepi laut hingga dataran menengah pada ketinggian 800 mdpl. Masa pembungaan tanaman Saga diawali pada bulan Juni hingga Agustus, serta buat masa panen daun hendaknya dicoba pada masa kemarau.

Perkembangbiakan tanaman ini dengan memakai biji ataupun benih yang membutuhkan perlakuan spesial buat membongkar dormansinya. Bagian tanaman Saga yang digunakan buat penyembuhan merupakan daunnya, walaupun batang serta pangkal kadang- kadang pula digunakan.

Biji Saga sangat beracun, sehingga tidak boleh digunakan buat penyembuhan. Daun Saga umumnya dimanfaatan buat menyembuhkan batuk, demam, sariawan, hepatitis serta menanggulangi keracunan. Buat resep obat batuk daun Saga digunakan buat mengambil alih Pangkal Manis( quuorice).

Pangkal, batang serta daun Saga memiliki glycyrrhizin, sebaliknya senyawa lain yang pula ditemui merupakan isoflavoquinon semacam abruquinone A yang mempunyai kegiatan bagaikan anti- inflamasi, antiagregasi platelet serta anti- alergi.

Senyawa lain yang pula mempunyai kegiatan anti- inflamasi merupakan saponin triterpen. Biji Saga yang beracun memiliki abrin serta abralin ialah sesuatu glikoprotein yang menimbulkan dampak inflamasi, nekrosis pada jaringan ginjal serta lever, diare, muntah, hingga koma.

seperti itu seluruh perihal tentang tanaman herbal daun saga yang kaya akan manfaat.