7 Tips Agar Power Bank Lebih Awet Tidak Cepat Rusak

Sebagian besar pengguna tablet dan smartphone menggunakan power bank untuk kebutuhan daya ekstra saat kondisi mendesak.

Tak heran jika perangkat charger portabel ini tidak terlepas dari penggunaan gadget.

Power bank sering dibawa kemana-mana untuk mensuplai daya saat smartphone kesayangan Anda hampir kehabisan daya, sehingga tidak perlu mengisi ulang baterai dengan baik atau tanpa colokan listrik.

Karena fungsinya yang sangat penting dan harganya yang cukup menguras tenaga, sebaiknya pengguna menjaga kondisi power bank agar tetap awet dan tahan lama. Bagaimana caranya? Simak ulasan berikut ini!

Gunakan saat Anda membutuhkannya

Power bank menjadi alternatif terakhir saat daya baterai smartphone rendah sementara colokan listrik sulit ditemukan.

Namun, jangan terus menggunakannya saat Anda berada di rumah atau di ruangan dengan stopkontak.

Power bank yang digunakan terus menerus justru akan menurunkan kemampuannya. Karena itu, gunakan hanya saat mendesak dan di luar ruangan.

Hindari suhu ekstrim

Carilah lokasi penyimpanan power bank yang tidak terlalu panas atau dingin. Kondisi suhu ruangan yang tidak tepat justru memberikan efek samping negatif yaitu mudah rusak.

Sebaiknya simpan power bank di tempat yang sesuai, yaitu suhu lingkungan yang tidak terlalu ekstrim, baik panas maupun dingin.

Selain itu, power bank tidak boleh terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama karena dapat merusak komponen di dalamnya.

Power bank yang rusak tidak dapat digunakan kembali, yang berarti Anda harus membeli yang baru dan mengeluarkan biaya.

Kapasitas kekuatan

Selain memperhatikan merek power bank terbaik, sebaiknya pilih yang mengusung kapasitas daya besar ketimbang baterai smartphone atau tablet.

Akan lebih baik jika power bank yang dipilih memiliki kapasitas minimal dua kali lipat dari kapasitas baterai gadget.

Misalnya, jika smartphone memiliki kapasitas baterai 2000 mAh, sebaiknya pilih power bank dengan kapasitas minimal 4000 mAh.

Isi penuh saat mengisi daya

Power bank seperti catu daya tambahan untuk digunakan dalam keadaan darurat. Agar berfungsi lebih maksimal, pastikan baterai power bank terisi penuh saat pengisian.

Memang benar, semakin besar kapasitas baterai juga mempengaruhi durasi waktu pengisian yang cenderung lebih lama.

Agar terisi penuh, atur waktu pengisian agar power bank siap dibawa kapan pun dibutuhkan.

Jangan jatuh atau terbentur

Power bank tidak dirancang sebagai perangkat yang tahan lama, sehingga rentan terhadap kerusakan jika terjatuh atau terkena benturan keras.

Oleh karena itu, disarankan untuk menjaga power bank agar tidak mengalami kejadian di atas yang sangat merugikan. Simpan power bank di tempat atau wadah yang aman.

Abaikan fitur yang tidak penting

Saat ini, power bank tersedia dalam berbagai merek, model dan kapasitas daya. Namun ada juga yang menawarkan fitur tambahan yang penting dan tidak penting.

Pertimbangkan untuk memilih power bank dengan fitur senter yang sangat berguna sebagai penerang jika lampu padam atau dalam keadaan gelap.

Kabel data bawaan gadget

Saat membeli power bank, biasanya disertai dengan sejumlah kabel data atau sambungan dalam satu paket penjualan.

Meskipun kabel bawaan powerbank dapat digunakan untuk mengirim daya listrik ke gadget, disarankan untuk menggunakan kabel data asli yang disertakan dengan gadget.

Biasanya kabel power bank bawaan tidak cocok dengan gadget, bahkan tidak bisa menghantarkan listrik dengan baik.

Ketidakcocokan justru menghambat proses pengisian baterai sehingga menjadi lebih lambat dan dapat merusak baterai gadget.